Selamat Datang Diwebsite Paroki St.Simon Petrus Compang Ratusan Umat Katolik Paroki Compang Ikuti Prosesi Perarakan Patung Bunda Maria Assumpta

Ratusan Umat Katolik Paroki Compang Ikuti Prosesi Perarakan Patung Bunda Maria Assumpta

0

 

Pengalungan Patung Bunda Maria Assumpta oleh umat Paroki St Simon Petrus Compang, Sabtu 12 Juli 2025, foto oleh M.Hamse

Compang -WARTASSPC.ID – Suasana penuh suka cita menyelimuti ratusan umat Paroki St. Simon Petrus Compang saat mengikuti prosesi perarakan patung Bunda Maria Assumpta, Sabtu, 12 Juli 2025.


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara rohani dalam menyambut Festival Golo Koe 2025.


Prosesi penjemputan dimulai dari wilayah Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Rembong, yang menjadi titik awal perjalanan perarakan patung Bunda Maria Assumpta menuju Gereja Paroki. Umat berjalan penuh devosi, seraya melantunkan lagu-lagu pujian dan doa Rosario, menciptakan suasana sakral yang menyentuh hati.


Pastor Paroki St. Simon Petrus Compang, Romo Florianus Suyanto, Pr  menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan momentum rohani untuk mempererat relasi umat dengan Tuhan.


"Perarakan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperdalam iman dan menyatukan hati kita dalam semangat pelayanan. Bunda Maria selalu menjadi teladan kesetiaan dan pengharapan dalam perjalanan iman kita," ujarnya.


Sementara itu, Salah satu umat dari KBG St. Alosius, Bapak Fransiskus Adun mengungkapkan bahwa ia merasa sangat terharu dan bahagia dapat mengikuti prosesi perarakan tersebut. Ia merasakan kehadiran Bunda Maria membawa kedamaian dan semangat baru bagi dirinya maupun umat lainnya.


"Saya merasa sangat terharu dan bahagia bisa ikut dalam perarakan ini. Kehadiran Bunda Maria seperti membawa kedamaian dan semangat baru bagi kami," ungkap Fransiskus.


Lebih lanjut, Fransiskus berharap agar semangat kebersamaan dan iman yang terbangun dalam prosesi ini dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari umat.


"Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi acara tahunan, tapi menjadi kebiasaan rohani yang membentuk karakter umat. Semoga melalui Bunda Maria, umat semakin dikuatkan dalam iman dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan penuh pengharapan" tutupnya.




Writer|| Stanislaus Bandut|| Red
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top